Langsung ke konten utama

Ellen, Feri Listrik Terbesar di Dunia Ini Punya Baterai 56 Ton

Hasil gambar untuk electric ferry ellen
Foto: Reddit

Teknologi.id – Tren alat transportasi tanpa emisi semakin melangkah ke depan. Yang terbaru adalah Ellen, sebuah kapal feri terbesar yang ditenagai listrik tanpa emisi.

Dilansir dari Clean Technica, Jumat (28/11/2019), Ellen yang beroperasi di pulau Ærø Denmark ini dapat mengisi daya hingga 4,4 MW dengan ukuran baterai 4,3 MWh. Baterai ini setara dengan sekitar 50 baterai Tesla Model S, namun dengan berat total hingga 56 ton.

Baca juga: Percepat Birokrasi, Jokowi Akan Ganti Eselon III dan IV dengan Artificial Intelligence

Ellen diproyeksikan akan memangkas hingga 2.000 ton emisi CO2 per tahun. Dengan bobot seberat 750 ton, ia dapat melakukan pelayaran tanpa emisi sebanyak 5 kali sehari, dengan kemampuan mengangkut sekitar 30 kendaraan dan 200 penumpang.

“Feri kami memiliki tenaga listrik sepenuhnya, jadi tidak ada minyak di kapal agar dapat beroperasi. Selanjutnya, jarak yang kami tempuh yaitu 22 mil laut. ini tujuh kali lipat dari yang ada pada kapal saat ini. Semakin jauh jarak yang ditempuh, maka makin berguna teknologi daya listriknya. Saya rasa di Eropa sekitar 80 persen dari transportasi feri yang dapat dijangkau adalah 22 mil laut,” kata koordinator proyek, Trine Heinemann.

Energi pengisian ulang Ellen berasal dari turbin angin, yang menghasilkan 130 persen listrik yang dibutuhkan di pulau tersebut. Di bawah lambung Ellen, ada empat mesin listrik dan 56 ton baterai lithium-ion. Seperti mobil bertenaga listrik, tidak ada generator berbasis minyak cadangan.

Baca juga: Terungkap! Begini Nasib Ponsel BM Saat Aturan IMEI Berlaku 18 April 2020

“Kami selalu menyimpan sejumlah energi di setiap ruang baterai. Jadi, jika harus mematikan arus listrik dari baterai karena alasan tertentu, akan selalu ada energi yang tersisa untuk berlayar kembali ke pulau atau melakukan semua prosedur darurat,” kata Heinemann.

Selain tidak ada suara bising dan emisi saat pengoperasian, Ellen juga memiliki motor listrik yang sangat tangguh. Dengan ketangguhan motor listrik tersebut, laju feri ini diklaim secepat speed boat.

(dwk)

The post Ellen, Feri Listrik Terbesar di Dunia Ini Punya Baterai 56 Ton appeared first on .


Ellen, Feri Listrik Terbesar di Dunia Ini Punya Baterai 56 TonNovember 29, 2019 at 08:55PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS

Berita terbaru kali ini menyebutkan bahwa produsen hardware mining akan terkena imbas sanksi Amerika Serikat. Pemberlakukan sanksi ini ditujukan terhadap barang-barang dari Cina, termasuk Bitmain, Canaan dan Ebang. Berita ini diterbitkan dalam surat kabar South China Morning Post, 16 Oktober 2018. Imbas dari aturan baru yang dikeluarkan AS dapat mempengaruhi produsen hardware mining China. Menurut … The post Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS appeared first on CoinAset . October 18, 2018 at 04:41PM

Peneliti Temukan Malware Berbahaya yang Bisa ‘Bangkit dari Kubur’

Foto: Libero Technologia Teknologi.id – Perusahaan cybersecurity Symantec menemukan malware berbahaya bernama xHelper yang memiliki kemampuan ‘bangkit dari kubur’. Disebut begitu karena malware yang berasal dari aplikasi-aplikasi Android di luar Play Store tersebut mampu menginstal ulang dirinya sendiri meskipun sebelumnya telah dihapus. Malware xHelper ditemukan peneliti Symantec pada Maret 2019 lalu dan hingga saat ini tercatat menginfeksi kurang lebih 45.000 perangkat. Baca juga:  Apple Hapus 17 Aplikasi Terinfeksi Malware dari App Store, Ini Daftarnya Peneliti Symantec menyatakan aplikasi ini didistribusikan melalui situs web dan mendorong pengguna melakukan sideload (transfer file tanpa gunakan internet) ke perangkat mereka. Setelahnya aplikasi ini akan menginstal malware xHelper ke perangkat korban. Setelah instalasi, aplikasi kemudian mengirim spam ke perangkat dengan notification (notifikasi) dan iklan pop-up. Para peneliti Symantec dan Malwarebyte menyimpulkan akt...

Google Tawarkan Rp 21 Miliar Bagi yang Bisa Bobol Ponsel Pixel

Foto: Forbes Teknologi.id –  Google menawarkan hadiah total hingga $ 1,5 juta (Rp 21 miliar) untuk siapa saja yang bisa meretas smartphone Google Pixel. Mereka juga mengumumkan akan membayar US$ 1 juta (Rp 14 miliar) bagi siapa saja yang dapat melakukan “full chain RCE” atau full chain remote code execution exploit terhadap smartphone Pixel. Baca juga:  Tesla Cybertruck, Pikap Listrik Karya Elon Musk dengan Desain Futuristik Peretas diharuskan untuk bisa meretas akses penuh ke smartphone Pixel dari jarak jauh. Peretasan diklaim tidak akan mudah karena Pixel telah dilengkapi chip Titan M sama seperti yang dimiliki Apple. Sementara itu bagi mereka yang mampu melakukan peretasan pada versi Android yang masih dalam tahap pengembangan juga akan mendapatkan bonus sebesar 50%. Sepanjang 2019, Google mengaku telah menggelontorkan hadiah sebesar $ 1,5 juta (Rp 21 miliar) untuk program bug bounty. Rata-rata peretas yang berpartisipasi telah mendapat hadiah hingga ...