Langsung ke konten utama

UDrone, Drone yang Dikendalikan dengan Pikiran

Teknologi.id – Drone seringkali kita lihat dikendalikan melalui remot kontrol khusus bawaan, atau bahkan smartphone. Namun bagaimana jika drone tersebut dapat dikendalikan sepenuhnya lewat pikiran? Kini, semua itu bukanlah angan lagi, berkat kerja keras sebuah perusahaan asal Cina yang bergerak di bidang Brain-machine Interface.

UDrone adalah sebuah drone yang dapat terbang dan dikendalikan melalui pikiran penggunanya. Agar dapat dikendalikan, pengguna perlu memaka semacam headband dikepalanya. Setelahnya pengguna dapat menggerakan drone dengan cara memikirkan dan membayangkan kemana arah atau yang akan drone lakukan.

Baca juga: Dronebrella, Payung yang Mengikuti Pemiliknya

Semua ini dapat terjadi berkat teknologi sensor EEG yang terletak pada headband dengan nama UMind LITE. Alat ini memiliki fungsi sebagai pemantau aktivitas yang otak lakukan. Sehingga saat sensor mendeteksi aktivtas yang berkaitan dengan drone, maka sinyal tersebut akan dikirimkan ke drone sehingga dapat bergerak.

Selain itu pengguna juga dapat mengendalikan arah terbang drone dengan cara memiringkan kepalanya. Dan seperti drone pada umumnya, UDrone juga dilengkapi dengan kamera beresolusi HD. Untuk memotret pengguna hanya perlu memberikan isyarat peace atau mengedipkan mata dengan cepat ke arah drone.

Ini memang bukan contoh pertama untuk drone yang dikendalikan menggunakan kekuatan pikiran. Namun, UDrone merupakan salah satu drone yang pertama kali kita lihat, tidak dirancang untuk penggunaan militer dan yang tidak memerlukan kalibrasi yang sangat tepat untuk gelombang otak seseorang.

Menurut beberapa tester, pengendalian drone ini tidak seperti yang diharapkan. Namun sepertinya ini bukan tanpa alasan semata. Dengan harga yang bisa disebut murah, yakni hanya $150 untuk drone, dan $132 untuk headband pengendali. Bayangkan kejahatan apa saja yang bisa dilakukan dengan drone yang dapat dikendalikan dengan pikiran?

Sumber: Futurism

(FM)

The post UDrone, Drone yang Dikendalikan dengan Pikiran appeared first on Teknologi.id.


UDrone, Drone yang Dikendalikan dengan PikiranMarch 25, 2019 at 02:37PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Premiere Rush, Kini Telah Hadir di Android

Teknologi.id –   Adobe Premiere Rush, hadir di desktop dan iOS pada Oktober kemarin, dan sekarang pengguna Android dapat mencicipinya. Ini merupakan aplikasi  video-editing  yang ringkas namun tangguh, karena memiliki beberapa fitur yang ada pada Premiere Pro, After Effects, dan Audition. Sebagai contoh, terdapat fitur template  motion-graphics  dari Adobe Stock untuk membuat transisi semakin halus. Terdapat juga fitur  auto-ducking  yang menyeimbangkan dan menyesuaikan audio ke background-music. Baca juga:  Fitur Baru After Effect: Hapus Objek Pada Video Pihak Adobe mengungkapkan bahwa aplikasi ini memang sengaja disesuaikan dengan para Youtuber dan kreator. Dengan pilihan export optimal untuk platform sosial media seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Twitter. Itu berarti kita dapat memasukan judul dan menambahkan  metadata  seperti deskripsi pada Premiere Rush, tanpa perlu masuk dan melakukannya di setiap aplikasi. Kita...

Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS

Berita terbaru kali ini menyebutkan bahwa produsen hardware mining akan terkena imbas sanksi Amerika Serikat. Pemberlakukan sanksi ini ditujukan terhadap barang-barang dari Cina, termasuk Bitmain, Canaan dan Ebang. Berita ini diterbitkan dalam surat kabar South China Morning Post, 16 Oktober 2018. Imbas dari aturan baru yang dikeluarkan AS dapat mempengaruhi produsen hardware mining China. Menurut … The post Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS appeared first on CoinAset . October 18, 2018 at 04:41PM

TrAPs, Teknologi Nano DNA untuk Penyembuhan Luka

Bukan rahasia lagi jika tubuh manusia adalah mesin penyembuh yang responsif. Namun tidak semua bagian tubuh yang terluka dapat sembuh secara sempurna layanya baru. Lalu adakah solusi yang dapat menyembuhkan luka secara efektif?Seorang dokter dari Imperial College London telah menciptakan molekul baru yang dapat “berbicara” dengan sel-sel di daerah dekat jaringan yang terluka untuk mendorong penyembuhan luka. Tim Imperial menjelaskan bahwa molekul penyembuhan luka ini, disebut Traction force-Activated Payloads  (TrAPs), dalam sebuah studi. Langkah pertama untuk membuat TrAPs adalah melipat segmen DNA menjadi aptamer , yang merupakan bentuk tiga dimensi yang menempel erat pada protein. Para peneliti kemudian menambahkan “pegangan” ke salah satu ujung aptamer. Ketika sel-sel menavigasi daerah dekat luka selama pengujian laboratorium, mereka akan menarik pegangan ini, menyebabkan aptamer terbuka dan melepaskan protein yang mendorong penyembuhan luka. Dengan mengubah pega...