Langsung ke konten utama

Demam Unicorn: Penjelasan Tentang Unicorn Gigih Septianto, Founder Wecare.id

 

Ada yang menarik dalam Debat Capres Kedua kemarin malam. Calon Presiden 01 Joko Widodo bertanya infrastruktur apa yang akan dibangun Prabowo untuk mendukung unicorn yang ada di Indonesia. Namun sebelum menjawab, Prabowo seakan tidak mengerti dan bertanya balik soal apa itu unicorn. Mendukung Tagar #DemamUnicorn, Teknologi.id ingin mengumpulkan sebanyak banyaknya dan sedetil detilnya tentang pengertian Unicorn. Kali ini dengan Founder Wecare.id, penggiat social startup tanah air, Gigih Septianto. Pertanyaan ini kami tanyakan bahkan pada pukul 4 sore, sebelum terjadinya Debat Capres Kedua kemarin malam.

Teknologi.id: Kak Gigih, apakah arti unicorn itu dan apakah Wecare.id ingin kearah sana atau tidak? Kenapa?

Gigih: Hahahah, apa ya, startup yg (biasanya) keren dan panutan, punya (atau dapat) duit banyak banget, produknya (dianggap) berguna dan membantu banyak orang, terus divaluasikan oleh shareholdersnya senilai lebih dari Rp 10 triliun dlm waktu yg lumayan singkat, dan menurut terawangan di masa depan prospeknya bagus (terutama buat shareholdersnya)

Gigih: Belum tau ya kalau wecare.id, kalau memang bisa berguna buat banyak orang dan perlu utk grow setinggi itu ya ayo aja, kalau ga ya gpp, yg penting semua hepi & misi terlaksana 🤗

Menurut Gigih, Unicorn adalah

Startup yg (biasanya) keren dan panutan, punya (atau dapat) duit banyak banget, produknya (dianggap) berguna dan membantu banyak orang, terus divaluasikan oleh shareholdersnya senilai lebih dari Rp 10 triliun dlm waktu yg lumayan singkat, dan menurut terawangan di masa depan prospeknya bagus (terutama buat shareholdersnya).

Kalau menurut kamu?

The post Demam Unicorn: Penjelasan Tentang Unicorn Gigih Septianto, Founder Wecare.id appeared first on Teknologi.id.


Demam Unicorn: Penjelasan Tentang Unicorn Gigih Septianto, Founder Wecare.idFebruary 18, 2019 at 11:26AM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Premiere Rush, Kini Telah Hadir di Android

Teknologi.id –   Adobe Premiere Rush, hadir di desktop dan iOS pada Oktober kemarin, dan sekarang pengguna Android dapat mencicipinya. Ini merupakan aplikasi  video-editing  yang ringkas namun tangguh, karena memiliki beberapa fitur yang ada pada Premiere Pro, After Effects, dan Audition. Sebagai contoh, terdapat fitur template  motion-graphics  dari Adobe Stock untuk membuat transisi semakin halus. Terdapat juga fitur  auto-ducking  yang menyeimbangkan dan menyesuaikan audio ke background-music. Baca juga:  Fitur Baru After Effect: Hapus Objek Pada Video Pihak Adobe mengungkapkan bahwa aplikasi ini memang sengaja disesuaikan dengan para Youtuber dan kreator. Dengan pilihan export optimal untuk platform sosial media seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Twitter. Itu berarti kita dapat memasukan judul dan menambahkan  metadata  seperti deskripsi pada Premiere Rush, tanpa perlu masuk dan melakukannya di setiap aplikasi. Kita...

Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS

Berita terbaru kali ini menyebutkan bahwa produsen hardware mining akan terkena imbas sanksi Amerika Serikat. Pemberlakukan sanksi ini ditujukan terhadap barang-barang dari Cina, termasuk Bitmain, Canaan dan Ebang. Berita ini diterbitkan dalam surat kabar South China Morning Post, 16 Oktober 2018. Imbas dari aturan baru yang dikeluarkan AS dapat mempengaruhi produsen hardware mining China. Menurut … The post Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS appeared first on CoinAset . October 18, 2018 at 04:41PM

TrAPs, Teknologi Nano DNA untuk Penyembuhan Luka

Bukan rahasia lagi jika tubuh manusia adalah mesin penyembuh yang responsif. Namun tidak semua bagian tubuh yang terluka dapat sembuh secara sempurna layanya baru. Lalu adakah solusi yang dapat menyembuhkan luka secara efektif?Seorang dokter dari Imperial College London telah menciptakan molekul baru yang dapat “berbicara” dengan sel-sel di daerah dekat jaringan yang terluka untuk mendorong penyembuhan luka. Tim Imperial menjelaskan bahwa molekul penyembuhan luka ini, disebut Traction force-Activated Payloads  (TrAPs), dalam sebuah studi. Langkah pertama untuk membuat TrAPs adalah melipat segmen DNA menjadi aptamer , yang merupakan bentuk tiga dimensi yang menempel erat pada protein. Para peneliti kemudian menambahkan “pegangan” ke salah satu ujung aptamer. Ketika sel-sel menavigasi daerah dekat luka selama pengujian laboratorium, mereka akan menarik pegangan ini, menyebabkan aptamer terbuka dan melepaskan protein yang mendorong penyembuhan luka. Dengan mengubah pega...