Langsung ke konten utama

Platform Online Pinjam Uang dan Berinvestasi Terbaik Versi Teknologi.ID

Berinvestasi tentu sangat penting untuk kelangsungan finansial kita. Dengan berinvestasi juga akan membuka peluang-peluang yang bisa kita dapatkan. Namun sebagian orang tidak melakukan investasi karena ketidaksiapan mereka, tapi sekarang siapapun, dimanapun, dan kapanpun kita bisa melakukan investasi dengan platform online investasi kekinian, yaitu peer-to-peer landing (P2P Lending). Yuk mengenal lebih jauh apa itu P2P Lending.

Apa sih itu P2P Lending? P2P adalah singkatan dari peer-to-peer, dan P2P Lending adalah sebuah platform digital yang mempertemukan pihak yang membutuhkan pinjaman ( borrower ) dan pemberi pinjaman ( lender ). Nah P2P Lending ini dianggap cara yang kekinian untuk berinvestasi karena relatif mudah dan suku bunga yang kompetitif.

Di Indonesia saat ini setidaknya ada empat P2P Lending pilihan dari Teknologi.ID, siapa saja mereka?

  1. Koinworks

KoinWorks merupakan platform P2P lending yang bisa memberikan pinjaman kepada para pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta individu yang membutuhkan dana untuk melanjutkan pendidikan atau membayar biaya rumah sakit dan keperluan mendesak lainnya. KoinWorks dibawah naungan PT. Lunaria Annua Teknologi dan dipimpin oleh Benedicto Haryono

2. Amartha

Fintech P2P Lending pimpinan Andi Taufan di bawah bendera PT. Amartha Mikro Fintek ini berkomitmen untuk menjadi penghubung pelaku usaha di pedesaan yang kesulitan mendapatkan modal usaha khususnya perempuan. Mengapa perempuan? Karena Perempuan dianggap paling berkomitmen dan tepat waktu untuk membayar utangnya.

3. Investree

Start-up Fintech yang digawangi oleh Adrian Asharyanto Gunadi di bawah bendera PT. Investree Radhika Jaya yaitu Investree ini bergerak di bidang P2P Lending Marketplace. Misi mereka adalah sebagai online marketplace yang mempertemukan orang yang memiliki kebutuhan pendanaan dengan orang yang bersedia meminjamkan dananya. Tak hanya meningkatkan perolehan Lender, Investree juga membuat pinjaman menjadi lebih terjangkau dan mudah diakses bagi Borrower.

4. Modalku

Modalku merupakan platform online terbesar di Indonesia yang menghubungkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) “unbankable” yang membutuhkan modal usaha dengan pemberi pinjaman yang mencari alternatif investasi terjangkau dan menarik. Startup di bidang fintech di bawah bendera PT Mitrausaha Indonesia Grup di bawah pimpinan Reynold Irsian Wijaya ini dilirik kaum millenials untuk berinvestasi. Buktinya sebanyak 70% pemberi pinjaman di Modalku adalah kamu millenials. 

The post Platform Online Pinjam Uang dan Berinvestasi Terbaik Versi Teknologi.ID appeared first on Teknologi.id.


Platform Online Pinjam Uang dan Berinvestasi Terbaik Versi Teknologi.IDJanuary 23, 2019 at 07:45PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tools Linux yang Paling Berguna Bagi Programmer

Teknologi.id –  Linux adalah sistem operasi perangkat lunak open source yang dibangun di sekitar kernel Linux. Ini biasa dikenal sebagai distribusi Linux untuk penggunaan desktop dan server . Linux adalah sistem operasi pengembangan yang bagus digunakan untuk programmer dan pengembang. Namun, tanpa menggunakan tools, hal itu tidaklah mungkin. Untungnya, saat ini sudah banyak tools Linux yang tersedia. Berikut adalah 5 tools Linux yang paling berguna bagi programmer . 1. VIM VIM adalah perangkat lunak gratis dan open source yang ditulis oleh Bram Moolenaar pada tahun 1991. Perangkat ini dirancang untuk digunakan baik dari command-line interface dan sebagai aplikasi yang berdiri sendiri dalam graphical user interface . VIM ini juga dikenal sebagai “editor programmer”. VIM sangat bagus digunakan untuk coding dan untuk mengedit file konfigurasi ataupun dokumen XML. Vim telah dikembangkan menjadi cross platform yang mendukung banyak platform lainnya. Pada tahun 2006, Vim ...

Peneliti Temukan Malware Berbahaya yang Bisa ‘Bangkit dari Kubur’

Foto: Libero Technologia Teknologi.id – Perusahaan cybersecurity Symantec menemukan malware berbahaya bernama xHelper yang memiliki kemampuan ‘bangkit dari kubur’. Disebut begitu karena malware yang berasal dari aplikasi-aplikasi Android di luar Play Store tersebut mampu menginstal ulang dirinya sendiri meskipun sebelumnya telah dihapus. Malware xHelper ditemukan peneliti Symantec pada Maret 2019 lalu dan hingga saat ini tercatat menginfeksi kurang lebih 45.000 perangkat. Baca juga:  Apple Hapus 17 Aplikasi Terinfeksi Malware dari App Store, Ini Daftarnya Peneliti Symantec menyatakan aplikasi ini didistribusikan melalui situs web dan mendorong pengguna melakukan sideload (transfer file tanpa gunakan internet) ke perangkat mereka. Setelahnya aplikasi ini akan menginstal malware xHelper ke perangkat korban. Setelah instalasi, aplikasi kemudian mengirim spam ke perangkat dengan notification (notifikasi) dan iklan pop-up. Para peneliti Symantec dan Malwarebyte menyimpulkan akt...

Resmi Meluncur, Ini Spek dan Harga Ponsel Gaming Vivo iQoo Neo 855

Foto: GSMArena.com Teknologi.id –  Vivo baru saja memperkenalkan smartphone gaming terbarunya yang diberi nama Vivo iQoo Neo 855. Perangkat ini merupakan smartphone gaming penerus generasi sebelumnya yakni, Vivo iQOO Neo. iQoo Neo 855 hadir dengan sejumlah pembaruan dari pendahulunya. Pembaruan yang paling menonjol terlihat pada chipset yang digunakan. iQoo Neo yang diperkenalkan Juli lalu masih menggunakan chipset Snapdragon 845. Sementara iQoo Neo 855, sesuai dengan namanya, sudah dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon 855. Baca juga:  Viral Aplikasi Gradient Pencari Kemiripan Wajah dengan Artis, Amankah? Dilansir dari laman dari GSM Arena, Senin (28/10/2019), perangkat ini juga menghadirkan pengisi daya cepat 33W. Ponsel ini diklaim dapat mengisi baterai 30 persen lebih cepat ketimbang model sebelumnya yang mengusung pengisi daya 22,5W. Selain chipset dan pengisi daya cepat, spesifikasi lainnya masih serupa. iQoo Neo 855 masih dibekali dengan layar Supe...