Langsung ke konten utama

Tak Mau Kalah Saing, WeChat Luncurkan Fitur Serupa Instagram Stories

Tak Mau Kalah Saing, WeChat Meluncurkan Fitur Serupa Instagram StoriesTeknologi.id – WeChat meluncurkan fitur serupa Instagram Stories dan Snapchat baru-baru ini untuk melengkapi layanannya. Fitur ini diberi nama “Time Capsule” yang memungkinkan penggunanya dapat mengunggah video vertikal berdurasi 15 detik. Video tersebut otomatis akan hilang setelah 24 jam diunggah atau diistilahkan sebagai “ephemeral video”.

WeChat merupakan layanan komunikasi pesan suara dan chat yang dikembangkan oleh Tencent di Tiongkok. WeChat meluncurkan fitur serupa Instagram Stories ini dinilai sebagai salah satu layanan yang paling lambat mengimplementasikan ephemeral video. Fitur itu pertama kali diperkenalkan oleh Snapchat, lalu dijiplak Instagram, Facebook, hingga WhatsApp.

Sepertinya, mereka mulai waspada dengan kemunculan aplikasi-aplikasi berbasis video yang sontak mencuri perhatian pengguna media sosial.

Misalnya saja, TikTok yang baru berdiri dua tahun dan kini sudah menghimpun lebih dari 500 juta pengguna aktif. Pengguna aktifnya saat ini memang lebih banyak, mencapai 1 miliar orang. Kendati demikian, bukan tak mungkin pertumbuhan TikTok akan turut menggerus pasar WeChat.

Baca juga: Sejarah Aplikasi Viral TikTok dan Musical.ly Sebelum Keduanya Bersatu

Dikutip dari KompasTekno, raksasa teknologi Tencent yang merupakan induk WeChat pelan-pelan merasakan dampak dari demam TikTok yang berada di bawah naungan ByteDance. Anak-anak Tencent, termasuk Wechat, tahun ini hanya mampu berkontribusi terhadap 30,5 persen waktu online para netizen.

Angka itu turun 3,6 persen dari tahun ke tahun. Tren TikTok dinilai menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penurunan waktu online tersebut.

Karenanya, selain merilis Time Capsule, Tencent juga belakangan merilis beberapa aplikasi video yang ditujukan untuk melawan TikTok. Namun, hingga kini sepertinya belum ada yang bisa melawan dominasi TikTok.

(ZS)

The post Tak Mau Kalah Saing, WeChat Luncurkan Fitur Serupa Instagram Stories appeared first on Teknologi.id.


Tak Mau Kalah Saing, WeChat Luncurkan Fitur Serupa Instagram StoriesDecember 27, 2018 at 01:47PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tools Linux yang Paling Berguna Bagi Programmer

Teknologi.id –  Linux adalah sistem operasi perangkat lunak open source yang dibangun di sekitar kernel Linux. Ini biasa dikenal sebagai distribusi Linux untuk penggunaan desktop dan server . Linux adalah sistem operasi pengembangan yang bagus digunakan untuk programmer dan pengembang. Namun, tanpa menggunakan tools, hal itu tidaklah mungkin. Untungnya, saat ini sudah banyak tools Linux yang tersedia. Berikut adalah 5 tools Linux yang paling berguna bagi programmer . 1. VIM VIM adalah perangkat lunak gratis dan open source yang ditulis oleh Bram Moolenaar pada tahun 1991. Perangkat ini dirancang untuk digunakan baik dari command-line interface dan sebagai aplikasi yang berdiri sendiri dalam graphical user interface . VIM ini juga dikenal sebagai “editor programmer”. VIM sangat bagus digunakan untuk coding dan untuk mengedit file konfigurasi ataupun dokumen XML. Vim telah dikembangkan menjadi cross platform yang mendukung banyak platform lainnya. Pada tahun 2006, Vim ...

Menkeu Sri Mulyani Jadi Figur Paling Inspiratif di Indonesia Versi LinkedIn

Foto: menpan.go.id Teknologi.id –  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati termasuk dalam figur paling inspiratif di Indonesia versi LinkedIn Spotlight 2019. LinkedIn Spotlight merupakan daftar dwi-tahunan dari para profesional yang paling banyak dilihat di berbagai sektor yang sedang berkembang, yang menginspirasi jaringan mereka dengan unggahan, artikel, dan video yang menarik serta populer di LinkedIn. Wanita kelahiran 26 Agustus 1962 ini diketahui menggunakan LinkedIn untuk berhubungan dengan orang-orang dari seluruh dunia dan berbagi perspektifnya mengenai isu-isu global hingga topik hangat yang terjadi di dalam negeri, seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia dan keragaman di tempat kerja. Baca juga:  Fitur Fingerprint Lock Kini Hadir di WhatsApp Android, Begini Cara Mengaktifkannya Adapun LinkedIn Spotlight 2019 memilih 12 figur dari 14 juta pengguna LinkedIn di Indonesia yang dianggap menginspirasi jaringan profesional mereka dengan konten dan waw...

Peneliti Temukan Malware Berbahaya yang Bisa ‘Bangkit dari Kubur’

Foto: Libero Technologia Teknologi.id – Perusahaan cybersecurity Symantec menemukan malware berbahaya bernama xHelper yang memiliki kemampuan ‘bangkit dari kubur’. Disebut begitu karena malware yang berasal dari aplikasi-aplikasi Android di luar Play Store tersebut mampu menginstal ulang dirinya sendiri meskipun sebelumnya telah dihapus. Malware xHelper ditemukan peneliti Symantec pada Maret 2019 lalu dan hingga saat ini tercatat menginfeksi kurang lebih 45.000 perangkat. Baca juga:  Apple Hapus 17 Aplikasi Terinfeksi Malware dari App Store, Ini Daftarnya Peneliti Symantec menyatakan aplikasi ini didistribusikan melalui situs web dan mendorong pengguna melakukan sideload (transfer file tanpa gunakan internet) ke perangkat mereka. Setelahnya aplikasi ini akan menginstal malware xHelper ke perangkat korban. Setelah instalasi, aplikasi kemudian mengirim spam ke perangkat dengan notification (notifikasi) dan iklan pop-up. Para peneliti Symantec dan Malwarebyte menyimpulkan akt...