Langsung ke konten utama

Blocks, Aplikasi 3D Modeling Persembahan Google

Image result for blocks google

Proses menciptakan objek 3D, atau yang dikenal dengan istilah 3D modeling, bukanlah hal yang mudah. Kompleksitasnya pun akan semakin terasa saat harus mengerjakannya di layar 2D. Menurut Google, 3D modeling akan jauh lebih mudah apabila dilakukan dalam lingkup 3D juga, yaitu VR. Maka dari itu, mereka pun menciptakan sebuah aplikasi bernama Blocks.

Aplikasi ini dapat digunakan dengan menggunakan HTC Vive dan Oculus Rift. Jauh sebelum ini sudah ada Tilt Brush, tapi tujuan yang ingin dicapai Google dengan Blocks sejatinya lebih spesifik karena hanya melibatkan 3D modeling saja. Perbedaannya, jika Tilt Brush berbayar, namun Blocks disediakan secara gratis oleh google.

Yang lebih istimewa lagi, Google mengklaim bahwa aplikasi buatannya sangat mudah digunakan, bahkan oleh pengguna yang tidak punya pengalaman 3D modeling sebelumnya. Lebih mirip membuat model dengan Lego atau mainan sejenisnya ketimbang software 3D modeling kalau kata Google.

Pengguna awalnya hanya akan berhadapan dengan bangun ruang biasa. Lalu dengan bantuan sejumlah tool dan palet warna, pengguna dapat menciptakan objek 3D apapun yang mereka mau, mulai dari sebatas buah semangka, robot ala Gundam yang lebih kompleks, sampai pemandangan perkotaan atau hutan.

The post Blocks, Aplikasi 3D Modeling Persembahan Google appeared first on Teknologi.id.


Blocks, Aplikasi 3D Modeling Persembahan GoogleOctober 30, 2018 at 03:49PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tools Linux yang Paling Berguna Bagi Programmer

Teknologi.id –  Linux adalah sistem operasi perangkat lunak open source yang dibangun di sekitar kernel Linux. Ini biasa dikenal sebagai distribusi Linux untuk penggunaan desktop dan server . Linux adalah sistem operasi pengembangan yang bagus digunakan untuk programmer dan pengembang. Namun, tanpa menggunakan tools, hal itu tidaklah mungkin. Untungnya, saat ini sudah banyak tools Linux yang tersedia. Berikut adalah 5 tools Linux yang paling berguna bagi programmer . 1. VIM VIM adalah perangkat lunak gratis dan open source yang ditulis oleh Bram Moolenaar pada tahun 1991. Perangkat ini dirancang untuk digunakan baik dari command-line interface dan sebagai aplikasi yang berdiri sendiri dalam graphical user interface . VIM ini juga dikenal sebagai “editor programmer”. VIM sangat bagus digunakan untuk coding dan untuk mengedit file konfigurasi ataupun dokumen XML. Vim telah dikembangkan menjadi cross platform yang mendukung banyak platform lainnya. Pada tahun 2006, Vim ...

Menkeu Sri Mulyani Jadi Figur Paling Inspiratif di Indonesia Versi LinkedIn

Foto: menpan.go.id Teknologi.id –  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati termasuk dalam figur paling inspiratif di Indonesia versi LinkedIn Spotlight 2019. LinkedIn Spotlight merupakan daftar dwi-tahunan dari para profesional yang paling banyak dilihat di berbagai sektor yang sedang berkembang, yang menginspirasi jaringan mereka dengan unggahan, artikel, dan video yang menarik serta populer di LinkedIn. Wanita kelahiran 26 Agustus 1962 ini diketahui menggunakan LinkedIn untuk berhubungan dengan orang-orang dari seluruh dunia dan berbagi perspektifnya mengenai isu-isu global hingga topik hangat yang terjadi di dalam negeri, seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia dan keragaman di tempat kerja. Baca juga:  Fitur Fingerprint Lock Kini Hadir di WhatsApp Android, Begini Cara Mengaktifkannya Adapun LinkedIn Spotlight 2019 memilih 12 figur dari 14 juta pengguna LinkedIn di Indonesia yang dianggap menginspirasi jaringan profesional mereka dengan konten dan waw...

Peneliti Temukan Malware Berbahaya yang Bisa ‘Bangkit dari Kubur’

Foto: Libero Technologia Teknologi.id – Perusahaan cybersecurity Symantec menemukan malware berbahaya bernama xHelper yang memiliki kemampuan ‘bangkit dari kubur’. Disebut begitu karena malware yang berasal dari aplikasi-aplikasi Android di luar Play Store tersebut mampu menginstal ulang dirinya sendiri meskipun sebelumnya telah dihapus. Malware xHelper ditemukan peneliti Symantec pada Maret 2019 lalu dan hingga saat ini tercatat menginfeksi kurang lebih 45.000 perangkat. Baca juga:  Apple Hapus 17 Aplikasi Terinfeksi Malware dari App Store, Ini Daftarnya Peneliti Symantec menyatakan aplikasi ini didistribusikan melalui situs web dan mendorong pengguna melakukan sideload (transfer file tanpa gunakan internet) ke perangkat mereka. Setelahnya aplikasi ini akan menginstal malware xHelper ke perangkat korban. Setelah instalasi, aplikasi kemudian mengirim spam ke perangkat dengan notification (notifikasi) dan iklan pop-up. Para peneliti Symantec dan Malwarebyte menyimpulkan akt...