Langsung ke konten utama

Fitur Baru Mercedes-Benz, Teknologi Parkir Otomatis

Teknologi.id – Parkir menjadi momok setiap pengendara mobil di manapun berada. Tapi, pemilik mobil Mercedes-Benz tidak perlu takut lagi masalah parkir. Kini Mercedes-Benz memperkenalkan teknologi berupa sistem parkir otomatis.

Mercedes-Benz bekerja sama dengan Bosch, salah satu pemasok komponen otomotif di Jerman, mengembangkan teknologi parkir otomatis

Nantinya pengendara mobil tidak perlu susah-susah mencari tempat parkir. Tinggal memencet tombol pada ponsel, mobil tersebut langsung mencari tempat parkir tersendiri

Meskipun begitu teknologi ini tidak bisa digunakan di sembarang tempat. Ada sejumlah fitur baik mobil maupun tempat parkir yang digunakan harus terintegrasi agar sesuai dengan teknologi yang dikembangkan oleh Mercedes-Benz dan Bosch.

Salah satu yang penting yakni mobil autonomous atau mobil tanpa sopir.

Tak hanya itu, tempat parkir juga harus memiliki teknologi yang memungkinkan untuk menerima sensor dari mobil tersebut.

Cukup canggih bukan teknologi ini?

Namun untuk bisa diaplikasi di Indonesia, mungkin akan butuh waktu mengingat mobil autonomous belum banyak di jalanan.

Kalau benar-benar bisa direalisasikan dalam waktu dekat, mungkin pengendara tidak perlu pusing-pusing lagi mencari tempat parkir !

(DWK)

The post Fitur Baru Mercedes-Benz, Teknologi Parkir Otomatis appeared first on Teknologi.id.


Fitur Baru Mercedes-Benz, Teknologi Parkir OtomatisSeptember 26, 2018 at 04:26PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS

Berita terbaru kali ini menyebutkan bahwa produsen hardware mining akan terkena imbas sanksi Amerika Serikat. Pemberlakukan sanksi ini ditujukan terhadap barang-barang dari Cina, termasuk Bitmain, Canaan dan Ebang. Berita ini diterbitkan dalam surat kabar South China Morning Post, 16 Oktober 2018. Imbas dari aturan baru yang dikeluarkan AS dapat mempengaruhi produsen hardware mining China. Menurut … The post Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS appeared first on CoinAset . October 18, 2018 at 04:41PM

Peneliti Temukan Malware Berbahaya yang Bisa ‘Bangkit dari Kubur’

Foto: Libero Technologia Teknologi.id – Perusahaan cybersecurity Symantec menemukan malware berbahaya bernama xHelper yang memiliki kemampuan ‘bangkit dari kubur’. Disebut begitu karena malware yang berasal dari aplikasi-aplikasi Android di luar Play Store tersebut mampu menginstal ulang dirinya sendiri meskipun sebelumnya telah dihapus. Malware xHelper ditemukan peneliti Symantec pada Maret 2019 lalu dan hingga saat ini tercatat menginfeksi kurang lebih 45.000 perangkat. Baca juga:  Apple Hapus 17 Aplikasi Terinfeksi Malware dari App Store, Ini Daftarnya Peneliti Symantec menyatakan aplikasi ini didistribusikan melalui situs web dan mendorong pengguna melakukan sideload (transfer file tanpa gunakan internet) ke perangkat mereka. Setelahnya aplikasi ini akan menginstal malware xHelper ke perangkat korban. Setelah instalasi, aplikasi kemudian mengirim spam ke perangkat dengan notification (notifikasi) dan iklan pop-up. Para peneliti Symantec dan Malwarebyte menyimpulkan akt...

Google Tawarkan Rp 21 Miliar Bagi yang Bisa Bobol Ponsel Pixel

Foto: Forbes Teknologi.id –  Google menawarkan hadiah total hingga $ 1,5 juta (Rp 21 miliar) untuk siapa saja yang bisa meretas smartphone Google Pixel. Mereka juga mengumumkan akan membayar US$ 1 juta (Rp 14 miliar) bagi siapa saja yang dapat melakukan “full chain RCE” atau full chain remote code execution exploit terhadap smartphone Pixel. Baca juga:  Tesla Cybertruck, Pikap Listrik Karya Elon Musk dengan Desain Futuristik Peretas diharuskan untuk bisa meretas akses penuh ke smartphone Pixel dari jarak jauh. Peretasan diklaim tidak akan mudah karena Pixel telah dilengkapi chip Titan M sama seperti yang dimiliki Apple. Sementara itu bagi mereka yang mampu melakukan peretasan pada versi Android yang masih dalam tahap pengembangan juga akan mendapatkan bonus sebesar 50%. Sepanjang 2019, Google mengaku telah menggelontorkan hadiah sebesar $ 1,5 juta (Rp 21 miliar) untuk program bug bounty. Rata-rata peretas yang berpartisipasi telah mendapat hadiah hingga ...