Langsung ke konten utama

Realme X2 Resmi Dirilis di China, Lebih Tangguh dari Realme XT?

Realme X2
Foto: NDTV Gadgets

Teknologi.id – Setelah seminggu sebelumnya merilis Realme XT, kini Realme resmi merilis ponsel terbarunya, yakni Realme X2, di China.

Meski wujud dan spesifikasinya mirip versi XT, Realme X2 lebih unggul di beberapa sektor. Selain hadirnya VOOC generasi terbaru, Realme X2 mengusung kamera utama 64MP, kamera depan 32MP, dan ditenagai oleh prosesor Snapdragon 730G.

Baca juga: Apple Resmi Rilis iOS 13.1, Apa yang Baru?

Sesuai bocoran sebelumnya, smartphone ini dibekali layar berjenis Super AMOLED berukuran 6,4 inci beresolusi Full HD+, yang mendukung teknologi in-display fingerprint dengan kecepatan hanya 0,36 detik untuk membuka kunci layar.

Realme X2 menjadi seri pertama dari Realme dengan kamera 64MP. Ponsel ini mengusung sensor Samsung ISOCELL Bright GW1 dengan resolusi 64MP yang terkonfigurasi dengan 3 sensor lain di bagian kamera belakang, yakni lensa wide-angle 8MP, dan dua lensa lain dengan resolusi 2MP.

Smartphone ini diotaki oleh prosesor Snapdragon 730G yang ditenagai dengan RAM 8GB serta memori internal 128GB. Sama seperti Realme XT,  X2 juga berjalan dengan sistem operasi Android 9.0 Pie yang dipoles menjadi ColorOS 6.

Baca juga : Xiaomi Mi 9 Pro 5G Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Harganya

Ponsel ini ditopang oleh baterai berkapasitas 4,000 mAh dengan dukungan VOOC Flash Charge 4.0 bertenaga 30W. Teknologi itu diklaim bisa mengisi baterai X2 dari 0 sampai 67% dalam waktu 30 menit saja.

Harga Realme X2

Di Negeri Tirai Bambu, Realme X2 dibanderol seharga USD 225 atau Rp 3,1 jutaan untuk model 6GB/64GB, dan USD 265 atau Rp 3,7 jutaan untuk varian 8GB/128GB. Smartphone ini akan tersedia dalam dua warna, yakni Pearl White dan Pearl Blue dan bakal mulai dijual secara pre-order mulai akhir September mendatang.

(FM)

The post Realme X2 Resmi Dirilis di China, Lebih Tangguh dari Realme XT? appeared first on Teknologi.id.


Realme X2 Resmi Dirilis di China, Lebih Tangguh dari Realme XT?September 25, 2019 at 02:21PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Premiere Rush, Kini Telah Hadir di Android

Teknologi.id –   Adobe Premiere Rush, hadir di desktop dan iOS pada Oktober kemarin, dan sekarang pengguna Android dapat mencicipinya. Ini merupakan aplikasi  video-editing  yang ringkas namun tangguh, karena memiliki beberapa fitur yang ada pada Premiere Pro, After Effects, dan Audition. Sebagai contoh, terdapat fitur template  motion-graphics  dari Adobe Stock untuk membuat transisi semakin halus. Terdapat juga fitur  auto-ducking  yang menyeimbangkan dan menyesuaikan audio ke background-music. Baca juga:  Fitur Baru After Effect: Hapus Objek Pada Video Pihak Adobe mengungkapkan bahwa aplikasi ini memang sengaja disesuaikan dengan para Youtuber dan kreator. Dengan pilihan export optimal untuk platform sosial media seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Twitter. Itu berarti kita dapat memasukan judul dan menambahkan  metadata  seperti deskripsi pada Premiere Rush, tanpa perlu masuk dan melakukannya di setiap aplikasi. Kita...

Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS

Berita terbaru kali ini menyebutkan bahwa produsen hardware mining akan terkena imbas sanksi Amerika Serikat. Pemberlakukan sanksi ini ditujukan terhadap barang-barang dari Cina, termasuk Bitmain, Canaan dan Ebang. Berita ini diterbitkan dalam surat kabar South China Morning Post, 16 Oktober 2018. Imbas dari aturan baru yang dikeluarkan AS dapat mempengaruhi produsen hardware mining China. Menurut … The post Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS appeared first on CoinAset . October 18, 2018 at 04:41PM

TrAPs, Teknologi Nano DNA untuk Penyembuhan Luka

Bukan rahasia lagi jika tubuh manusia adalah mesin penyembuh yang responsif. Namun tidak semua bagian tubuh yang terluka dapat sembuh secara sempurna layanya baru. Lalu adakah solusi yang dapat menyembuhkan luka secara efektif?Seorang dokter dari Imperial College London telah menciptakan molekul baru yang dapat “berbicara” dengan sel-sel di daerah dekat jaringan yang terluka untuk mendorong penyembuhan luka. Tim Imperial menjelaskan bahwa molekul penyembuhan luka ini, disebut Traction force-Activated Payloads  (TrAPs), dalam sebuah studi. Langkah pertama untuk membuat TrAPs adalah melipat segmen DNA menjadi aptamer , yang merupakan bentuk tiga dimensi yang menempel erat pada protein. Para peneliti kemudian menambahkan “pegangan” ke salah satu ujung aptamer. Ketika sel-sel menavigasi daerah dekat luka selama pengujian laboratorium, mereka akan menarik pegangan ini, menyebabkan aptamer terbuka dan melepaskan protein yang mendorong penyembuhan luka. Dengan mengubah pega...