Langsung ke konten utama

Twitter Menguji Tag Baru “Original Tweeter” Untuk Melihat Siapa yang Pertama Memulai Sebuah Thread

Twitter Menguji Tag Baru "Original Tweeter" Untuk Melihat Siapa Yang Pertama Memulai Sebuah ThreadTeknologi.id – Twitter menguji sebuah tag baru disebut “Original Tweeter”, yang difungsikan untuk memudahkan mengurai siapa saja yang memulai thread atau utas. Fitur baru ini dikonfirmasi sebagai percobaan untuk beberapa pengguna dan akan diluncurkan dalam “small percentage” untuk pengguna iOS dan Android dalam pemasarannya.

Seperti yang telah dijelaskan, fitur ini akan membuat pengguna dapat lebih mudah untuk menemukan posting dari original tweeter dalam sebuah thread. Hal ini juga membantu mengekang atau menggagalkan (beberapa jenis) penyalahgunaan pada platform. Jadi, dapat membedakan mana saja akun yang menyamar sebagai tweeter lainnya.

“Tujuan Twitter adalah untuk melayani percakapan publik. Sebagai bagian dari pekerjaan ini, kami sedang mengeksplorasi menambahkan lebih banyak konteks untuk diskusi dengan menyoroti balasan yang relevan – seperti yang dari Tweeter asli,” ungkap Direktur Manajemen Produk Twitter, Sara Haider, dikutip dari laman TechCrunch.

Baca juga: Twitter Bocorkan Tiga Fitur Baru untuk Pengguna

Membedakan Akun Asli dan Salinan

Twitter Menguji Tag Baru "Original Tweeter" Untuk Melihat Siapa Yang Pertama Memulai Sebuah Thread

Hal ini mungkin akan sangat membantu untuk sebuah situasi seperti membedakan Elon Musk dari salinan palsu Ethereum yang muncul di bawahnya. Juga untuk memastikan bahwa pengguna tidak harus membaca setiap karakter pegangan pengguna sebelum mereka dapat mengetahui apakah itu informasi tepercaya.

Solusi ini jelas hanya membantu pengguna membedakan “pemilik” thread yang mereka lihat. Dengan ini, perusahaan dapat memverifikasi lebih banyak akun. Tetapi masih memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengubah nama atau gambar profil mereka, hal ini dapat mencegah beberapa masalah imitasi.

Baca juga: Fitur Baru GO-CAR : Ganti Tujuan Di Tengah Perjalanan

Ini memang hanya sebuah perubahan kecil, dengan semuanya dimainkan kembali ke rencana Twitter dalam versi beta. Ini akan memberi pengguna lebih banyak isyarat antarmuka yang menonjol untuk mengumpulkan wawasan tentang thread yang sedang mereka kunjungi.

Aplikasi beta yang sama juga memperkenalkan fitur-fitur lainnya, seperti balasan yang diurutkan secara algoritmik dan UI yang umumnya lebih kencang.

(ZS)

The post Twitter Menguji Tag Baru “Original Tweeter” Untuk Melihat Siapa yang Pertama Memulai Sebuah Thread appeared first on Teknologi.id.


Twitter Menguji Tag Baru “Original Tweeter” Untuk Melihat Siapa yang Pertama Memulai Sebuah ThreadJanuary 24, 2019 at 03:33PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tools Linux yang Paling Berguna Bagi Programmer

Teknologi.id –  Linux adalah sistem operasi perangkat lunak open source yang dibangun di sekitar kernel Linux. Ini biasa dikenal sebagai distribusi Linux untuk penggunaan desktop dan server . Linux adalah sistem operasi pengembangan yang bagus digunakan untuk programmer dan pengembang. Namun, tanpa menggunakan tools, hal itu tidaklah mungkin. Untungnya, saat ini sudah banyak tools Linux yang tersedia. Berikut adalah 5 tools Linux yang paling berguna bagi programmer . 1. VIM VIM adalah perangkat lunak gratis dan open source yang ditulis oleh Bram Moolenaar pada tahun 1991. Perangkat ini dirancang untuk digunakan baik dari command-line interface dan sebagai aplikasi yang berdiri sendiri dalam graphical user interface . VIM ini juga dikenal sebagai “editor programmer”. VIM sangat bagus digunakan untuk coding dan untuk mengedit file konfigurasi ataupun dokumen XML. Vim telah dikembangkan menjadi cross platform yang mendukung banyak platform lainnya. Pada tahun 2006, Vim ...

Peneliti Temukan Malware Berbahaya yang Bisa ‘Bangkit dari Kubur’

Foto: Libero Technologia Teknologi.id – Perusahaan cybersecurity Symantec menemukan malware berbahaya bernama xHelper yang memiliki kemampuan ‘bangkit dari kubur’. Disebut begitu karena malware yang berasal dari aplikasi-aplikasi Android di luar Play Store tersebut mampu menginstal ulang dirinya sendiri meskipun sebelumnya telah dihapus. Malware xHelper ditemukan peneliti Symantec pada Maret 2019 lalu dan hingga saat ini tercatat menginfeksi kurang lebih 45.000 perangkat. Baca juga:  Apple Hapus 17 Aplikasi Terinfeksi Malware dari App Store, Ini Daftarnya Peneliti Symantec menyatakan aplikasi ini didistribusikan melalui situs web dan mendorong pengguna melakukan sideload (transfer file tanpa gunakan internet) ke perangkat mereka. Setelahnya aplikasi ini akan menginstal malware xHelper ke perangkat korban. Setelah instalasi, aplikasi kemudian mengirim spam ke perangkat dengan notification (notifikasi) dan iklan pop-up. Para peneliti Symantec dan Malwarebyte menyimpulkan akt...

Resmi Meluncur, Ini Spek dan Harga Ponsel Gaming Vivo iQoo Neo 855

Foto: GSMArena.com Teknologi.id –  Vivo baru saja memperkenalkan smartphone gaming terbarunya yang diberi nama Vivo iQoo Neo 855. Perangkat ini merupakan smartphone gaming penerus generasi sebelumnya yakni, Vivo iQOO Neo. iQoo Neo 855 hadir dengan sejumlah pembaruan dari pendahulunya. Pembaruan yang paling menonjol terlihat pada chipset yang digunakan. iQoo Neo yang diperkenalkan Juli lalu masih menggunakan chipset Snapdragon 845. Sementara iQoo Neo 855, sesuai dengan namanya, sudah dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon 855. Baca juga:  Viral Aplikasi Gradient Pencari Kemiripan Wajah dengan Artis, Amankah? Dilansir dari laman dari GSM Arena, Senin (28/10/2019), perangkat ini juga menghadirkan pengisi daya cepat 33W. Ponsel ini diklaim dapat mengisi baterai 30 persen lebih cepat ketimbang model sebelumnya yang mengusung pengisi daya 22,5W. Selain chipset dan pengisi daya cepat, spesifikasi lainnya masih serupa. iQoo Neo 855 masih dibekali dengan layar Supe...