Langsung ke konten utama

Robot InSight akan Ungkap Perbedaan Bumi dan Mars

Teknologi.id – Mars adalah planet selain Bumi yang paling banyak dipelajari oleh manusia. Bahkan, sejak tahun 1965 manusia sudah mengirimkan berbagai wahana antariksa ke planet itu. Namun demikian, misi robot InSight dari NASA yang baru saja mendarat di Mars, dipandang sebagai terobosan penting.

Setelah lebih dari 50 tahun menyelidiki planet Mars, pemahaman mendalam manusia bisa dibilang baru sebatas permukaannya. Memang robot atau rover telah coba melakukan pengeboran dan mengambil sampel tanahnya, tapi hanya sejauh itu.

“Kita memang tahu banyak tentang permukaan Mars, kita tahu banyak tentang atmosfernya, bahkan soal ionosfernya, namun kita tidak tahu banyak soal apa yang terjadi di bawah permukaan,” jelas Bruce Banerd, seorang ilmuwan di Jet Propulsion Laboratory milik NASA.

Nah di sinilah InSight merupakan robot terobosan. Ia akan mengaktifkan perangkatnya yang digunakan mengebor kedalaman Mars untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di sana.

Untuk pertama kalinya, manusia dapat mempelajari kedalaman sebuah planet selain planet Bumi. Sesuai dengan nama misi ini, yakni Interior Exploration using Seismic Investigations, Geodesy and Heat Transport atau disingkat InSight.

Peralatan utama InSight adalah seismometer buatan Perancis untuk merekam getaran dengan ukuran sangat kecil sekalipun, yang berasal dari gempa atau jatuhnya meteor di Mars. Perangkat penting kedua adalah semacam bor yang dapat menembus sampai 5 meter di bawah tanah. Dibuat oleh Jerman, perangkat ini dipakai untuk mengukur aliran panas dari dalam planet Mars.

Peneltian InSight diharapkan akan membantu menjelaskan kenapa Bumi dan Mars, meskipun terbentuk dari materi yang sama miliaran tahun lampau, bisa menjadi dua planet yang sungguh berbeda.

“Pengukuran kami akan membantu memutar balik waktu dan memahami apa yang memproduksi sebuah Bumi yang hijau tetapi Mars yang terpencil,” kata Banerdt.

InSight telah mendarat di Mars dan membuat tranformasi penting soal penelitian di planet lain. Ilmu Geologi yang sebelumnya hanya bisa diterapkan di Bumi kini dapat diimplementasikan secara mendalam di sana.

(DWK)

The post Robot InSight akan Ungkap Perbedaan Bumi dan Mars appeared first on Teknologi.id.


Robot InSight akan Ungkap Perbedaan Bumi dan MarsNovember 28, 2018 at 08:19AM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Premiere Rush, Kini Telah Hadir di Android

Teknologi.id –   Adobe Premiere Rush, hadir di desktop dan iOS pada Oktober kemarin, dan sekarang pengguna Android dapat mencicipinya. Ini merupakan aplikasi  video-editing  yang ringkas namun tangguh, karena memiliki beberapa fitur yang ada pada Premiere Pro, After Effects, dan Audition. Sebagai contoh, terdapat fitur template  motion-graphics  dari Adobe Stock untuk membuat transisi semakin halus. Terdapat juga fitur  auto-ducking  yang menyeimbangkan dan menyesuaikan audio ke background-music. Baca juga:  Fitur Baru After Effect: Hapus Objek Pada Video Pihak Adobe mengungkapkan bahwa aplikasi ini memang sengaja disesuaikan dengan para Youtuber dan kreator. Dengan pilihan export optimal untuk platform sosial media seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Twitter. Itu berarti kita dapat memasukan judul dan menambahkan  metadata  seperti deskripsi pada Premiere Rush, tanpa perlu masuk dan melakukannya di setiap aplikasi. Kita...

Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS

Berita terbaru kali ini menyebutkan bahwa produsen hardware mining akan terkena imbas sanksi Amerika Serikat. Pemberlakukan sanksi ini ditujukan terhadap barang-barang dari Cina, termasuk Bitmain, Canaan dan Ebang. Berita ini diterbitkan dalam surat kabar South China Morning Post, 16 Oktober 2018. Imbas dari aturan baru yang dikeluarkan AS dapat mempengaruhi produsen hardware mining China. Menurut … The post Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS appeared first on CoinAset . October 18, 2018 at 04:41PM

TrAPs, Teknologi Nano DNA untuk Penyembuhan Luka

Bukan rahasia lagi jika tubuh manusia adalah mesin penyembuh yang responsif. Namun tidak semua bagian tubuh yang terluka dapat sembuh secara sempurna layanya baru. Lalu adakah solusi yang dapat menyembuhkan luka secara efektif?Seorang dokter dari Imperial College London telah menciptakan molekul baru yang dapat “berbicara” dengan sel-sel di daerah dekat jaringan yang terluka untuk mendorong penyembuhan luka. Tim Imperial menjelaskan bahwa molekul penyembuhan luka ini, disebut Traction force-Activated Payloads  (TrAPs), dalam sebuah studi. Langkah pertama untuk membuat TrAPs adalah melipat segmen DNA menjadi aptamer , yang merupakan bentuk tiga dimensi yang menempel erat pada protein. Para peneliti kemudian menambahkan “pegangan” ke salah satu ujung aptamer. Ketika sel-sel menavigasi daerah dekat luka selama pengujian laboratorium, mereka akan menarik pegangan ini, menyebabkan aptamer terbuka dan melepaskan protein yang mendorong penyembuhan luka. Dengan mengubah pega...