Langsung ke konten utama

Top 5 Game Ringan Namun Adiktif untuk Mobile

Game Android dengan kualitas grafis 3D yang bagus seringkali memiliki ukuran yang sangat besar. Tentunya hal ini menjadi masalah bagi beberapa orang yang memiliki smartphone dengan kapasitas memori yang tidak besar namun juga ingin menikmati serunya bermain game Android seperti orang-orang di luaran sana.

Tapi tahukah kamu? Ada beberapa game Android berkualitas bagus yang ukurannya tidak besar, karena ada beberapa pengembang yang paling mengerti mobile gamer dengan smartphone Android berspesifikasi standar.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, Teknologi.id menyajikan 5 game Android ringan terbaik yang berukuran kecil, seru dan pastinya ramah dengan kapasitas memori smartphone-mu. Yuk! Langsung saja kita simak daftarnya di bawah ini dilansir dari YaTekno!

1. BMX Boy: Mini Card

BMX Boy adalah sebuah game Android yang menyuguhkan atraksi bersepeda melewati lintasan yang tidak biasa sehingga mengharuskan karakter yang ada di dalam permainan ini melompat untuk menghindari rintangan agar tidak menabrak dan jatuh.

Karena konsep permainannya yang seru dan ditambah dengan animasi karakter dan berbagai ornamen di dalam permainan ini yang lucu maka tidak heran mengapa permainan ini bersifat adiktif bagi para pemainnya.

By the way, game racing garapan pengembang asal Hong kong yang satu ini menjadi game android teringan dalam daftar ini karena ukurannya yang super kecil yaitu 8.1 MB!

2. N.O.V.A. Legacy: Gameloft

Dari sekian banyaknya game yang pernah dibuat oleh Gameloft, mungkin game FPS berjudul N.O.V.A Legacy inilah yang memiliki ukuran teringan. Hadir dengan ukuran sebesar 27 MB saja, siapa sangka jika game ini memiliki grafis 3D dan efek visual layaknya game consol.

Karakter yang akan kamu mainkan disini merupakan seorang pensiunan N.O.V.A bernama Kal Wardin yang dituntut untuk menjelajahi medan perang melawan alien. Karena musuh yang akan kamu hadapi merupakan sosok alien, tentu senjata yang kamu gunakan nanti merupakan senjata canggih yang memiliki kemampuan mematikan.

3. Dr. Driving 

Berbeda dengan Asphalt Nitro yang merupakan game balapan mobil, Dr. Driving sendiri merupakan game simulasi mengendarai mobil. Game ini menyajikan berbagai misi mengendarai mobil, seperti berkendara dengan cepat, berkendara dengan baik untuk menghemat besin, berkendara dan memarkirkan mobil, dan lain sebagainya.

Urusan kontrol, terdapat setir, gas, dan rem yang mudah untuk dikendalikan. Kualitas grafisnya pun juga tergolong bagus untuk seukuran game ringan berukuran 9.9 MB.

4. Vector

Vector adalah salah satu game Android yang populer dengan total jumlah installs 100 juta kali via Google Play. Di dalam game berukuran 43.1 MB ini kita akan menjadi seseorang yang kabur dari kejaran petugas keamanan dengan cara melewati atap gedung pencakar langit.

Meskipun kita hanya memainkan sebuah karakter orang berwarna hitam atau silhouette namun tetap menyenangkan untuk dimainkan karena animasi yang digarap oleh Nekki selaku developer, cukup bagus. Tugasmu hanya terus berlari sampai akhirnya lolos dari orang yang mengejarmu sehingga bisa melanjutkan ke level selanjutnya yang lebih sulit.

5. Mekorama

Lahir dengan ukuran game tak kurang dari 5 MB, Mekorama membawa konsep permainan bertajuk puzzle dengan nuansa yang unik. Bagaimana dengan misi atau level-nya? Yap, disini kamu diberikan kebebasan untuk bermain tanpa batasan level.

Tugas yang akan kamu lakukan nanti adalah menuntun sebuah robot B dari satu tempat ke tempat yang dituju. Lantas apa tantangannya? Nah, disini pemain harus jeli dalam menemukan jalan keluar, alat bantu, dan berbagai tantangan lainnya yang ada dalam dunia Mekorama berbentuk diorama atau model 3D yang bisa diputar.

Jadi, game apa yang paling menarik perhatianmu?

The post Top 5 Game Ringan Namun Adiktif untuk Mobile appeared first on Teknologi.id.


Top 5 Game Ringan Namun Adiktif untuk MobileSeptember 26, 2018 at 04:40PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Premiere Rush, Kini Telah Hadir di Android

Teknologi.id –   Adobe Premiere Rush, hadir di desktop dan iOS pada Oktober kemarin, dan sekarang pengguna Android dapat mencicipinya. Ini merupakan aplikasi  video-editing  yang ringkas namun tangguh, karena memiliki beberapa fitur yang ada pada Premiere Pro, After Effects, dan Audition. Sebagai contoh, terdapat fitur template  motion-graphics  dari Adobe Stock untuk membuat transisi semakin halus. Terdapat juga fitur  auto-ducking  yang menyeimbangkan dan menyesuaikan audio ke background-music. Baca juga:  Fitur Baru After Effect: Hapus Objek Pada Video Pihak Adobe mengungkapkan bahwa aplikasi ini memang sengaja disesuaikan dengan para Youtuber dan kreator. Dengan pilihan export optimal untuk platform sosial media seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Twitter. Itu berarti kita dapat memasukan judul dan menambahkan  metadata  seperti deskripsi pada Premiere Rush, tanpa perlu masuk dan melakukannya di setiap aplikasi. Kita...

Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS

Berita terbaru kali ini menyebutkan bahwa produsen hardware mining akan terkena imbas sanksi Amerika Serikat. Pemberlakukan sanksi ini ditujukan terhadap barang-barang dari Cina, termasuk Bitmain, Canaan dan Ebang. Berita ini diterbitkan dalam surat kabar South China Morning Post, 16 Oktober 2018. Imbas dari aturan baru yang dikeluarkan AS dapat mempengaruhi produsen hardware mining China. Menurut … The post Hardware Mining Asal China Terkena Sanksi Perdagangan AS appeared first on CoinAset . October 18, 2018 at 04:41PM

TrAPs, Teknologi Nano DNA untuk Penyembuhan Luka

Bukan rahasia lagi jika tubuh manusia adalah mesin penyembuh yang responsif. Namun tidak semua bagian tubuh yang terluka dapat sembuh secara sempurna layanya baru. Lalu adakah solusi yang dapat menyembuhkan luka secara efektif?Seorang dokter dari Imperial College London telah menciptakan molekul baru yang dapat “berbicara” dengan sel-sel di daerah dekat jaringan yang terluka untuk mendorong penyembuhan luka. Tim Imperial menjelaskan bahwa molekul penyembuhan luka ini, disebut Traction force-Activated Payloads  (TrAPs), dalam sebuah studi. Langkah pertama untuk membuat TrAPs adalah melipat segmen DNA menjadi aptamer , yang merupakan bentuk tiga dimensi yang menempel erat pada protein. Para peneliti kemudian menambahkan “pegangan” ke salah satu ujung aptamer. Ketika sel-sel menavigasi daerah dekat luka selama pengujian laboratorium, mereka akan menarik pegangan ini, menyebabkan aptamer terbuka dan melepaskan protein yang mendorong penyembuhan luka. Dengan mengubah pega...