Langsung ke konten utama

‘reMarkable’ Tablet yang Layaknya Kertas Sungguhan

Teknologi e-ink kerap diasosiasikan dengan perangkat e-reader seperti Amazon Kindle. Namun sebuah perusahaan asal Norwegia bernama reMarkable percaya e-ink juga bisa diadaptasikan menjadi alat bantu produktivitas dan kreativitas. Berangkat dari ide tersebut, lahirlah reMarkable “paper tablet“.

Khusus untuk membaca, menulis dan menggambar, jangan harapkan reMarkable untuk gaming atau menonton film / reMarkable

reMarkable menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki perangkat lain, yakni layar sentuh kapasitif tanpa berlapis kaca. Sebagai gantinya, mereka menerapkan teknologi rancangan mereka sendiri yang dijuluki Canvas, dengan permukaan seperti kanvas.

Layar monokrom ini diklaim sanggup memberikan sensasi mencorat-coret layaknya menggunakan bolpen ke kertas. Karena tidak berlapis kaca, menulis atau menggambar di atasnya dijamin tidak terasa licin, dan layar pun tidak akan tampak silau meski sedang berada tepat di bawah sinar matahari.

Ukuran layarnya sebesar 10,3 inci dengan resolusi 1872 x 1404 pixel yang memastikan semuanya tampak tajam dengan tinta digital yang hitam pekat. Semua ini turut didukung oleh latencyserendah 55 milidetik supaya input terasa responsif, secepat menggunakan kertas dan bolpen. reMarkable pun datang bersama sebuah stylus yang punya 2.048 tingkat sensitivitas tekanan yang tidak perlu di-pair maupun di-charge sama sekali.

reMarkable dibekali kapasitas penyimpanan sebesar 8 GB, kira-kira dapat menampung sekitar 100.000 halaman. Baterai 3.000 mAh-nya mampu bertahan selama berhari-hari sebelum perlu diisi ulang, dan bobot serta tebal perangkat ini hanya berkisar 350 gram dan 6,7 mm saja. reMarkable dibanderol dengan harga USD 716 yang mencakup stylus beserta folio case.

The post ‘reMarkable’ Tablet yang Layaknya Kertas Sungguhan appeared first on Teknologi.id.


‘reMarkable’ Tablet yang Layaknya Kertas SungguhanSeptember 27, 2018 at 04:53PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tools Linux yang Paling Berguna Bagi Programmer

Teknologi.id –  Linux adalah sistem operasi perangkat lunak open source yang dibangun di sekitar kernel Linux. Ini biasa dikenal sebagai distribusi Linux untuk penggunaan desktop dan server . Linux adalah sistem operasi pengembangan yang bagus digunakan untuk programmer dan pengembang. Namun, tanpa menggunakan tools, hal itu tidaklah mungkin. Untungnya, saat ini sudah banyak tools Linux yang tersedia. Berikut adalah 5 tools Linux yang paling berguna bagi programmer . 1. VIM VIM adalah perangkat lunak gratis dan open source yang ditulis oleh Bram Moolenaar pada tahun 1991. Perangkat ini dirancang untuk digunakan baik dari command-line interface dan sebagai aplikasi yang berdiri sendiri dalam graphical user interface . VIM ini juga dikenal sebagai “editor programmer”. VIM sangat bagus digunakan untuk coding dan untuk mengedit file konfigurasi ataupun dokumen XML. Vim telah dikembangkan menjadi cross platform yang mendukung banyak platform lainnya. Pada tahun 2006, Vim ...

Menkeu Sri Mulyani Jadi Figur Paling Inspiratif di Indonesia Versi LinkedIn

Foto: menpan.go.id Teknologi.id –  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati termasuk dalam figur paling inspiratif di Indonesia versi LinkedIn Spotlight 2019. LinkedIn Spotlight merupakan daftar dwi-tahunan dari para profesional yang paling banyak dilihat di berbagai sektor yang sedang berkembang, yang menginspirasi jaringan mereka dengan unggahan, artikel, dan video yang menarik serta populer di LinkedIn. Wanita kelahiran 26 Agustus 1962 ini diketahui menggunakan LinkedIn untuk berhubungan dengan orang-orang dari seluruh dunia dan berbagi perspektifnya mengenai isu-isu global hingga topik hangat yang terjadi di dalam negeri, seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia dan keragaman di tempat kerja. Baca juga:  Fitur Fingerprint Lock Kini Hadir di WhatsApp Android, Begini Cara Mengaktifkannya Adapun LinkedIn Spotlight 2019 memilih 12 figur dari 14 juta pengguna LinkedIn di Indonesia yang dianggap menginspirasi jaringan profesional mereka dengan konten dan waw...

Peneliti Temukan Malware Berbahaya yang Bisa ‘Bangkit dari Kubur’

Foto: Libero Technologia Teknologi.id – Perusahaan cybersecurity Symantec menemukan malware berbahaya bernama xHelper yang memiliki kemampuan ‘bangkit dari kubur’. Disebut begitu karena malware yang berasal dari aplikasi-aplikasi Android di luar Play Store tersebut mampu menginstal ulang dirinya sendiri meskipun sebelumnya telah dihapus. Malware xHelper ditemukan peneliti Symantec pada Maret 2019 lalu dan hingga saat ini tercatat menginfeksi kurang lebih 45.000 perangkat. Baca juga:  Apple Hapus 17 Aplikasi Terinfeksi Malware dari App Store, Ini Daftarnya Peneliti Symantec menyatakan aplikasi ini didistribusikan melalui situs web dan mendorong pengguna melakukan sideload (transfer file tanpa gunakan internet) ke perangkat mereka. Setelahnya aplikasi ini akan menginstal malware xHelper ke perangkat korban. Setelah instalasi, aplikasi kemudian mengirim spam ke perangkat dengan notification (notifikasi) dan iklan pop-up. Para peneliti Symantec dan Malwarebyte menyimpulkan akt...